Ketika Jejakku Menginspirasimu

Sedih atau Bahagia, Mari Jalani dengan Sederhana

Posting Komentar
Assalamu'alaikum, sobat jejak.

Tantangan di hari ini yaitu mengungkapkan tentang hal-hal yang membuatmu sedih atau bahagia. Emang penting ya mengetahui hal ini? Hm, penting, dong. Apalagi untuk sobat jejak yang (ehm) mungkin ingin menjalin silaturahmi lebih erat lagi. 

Sedih atau Bahagia adalah

Hal yang membuat Ketika Jejakku Menginspirasimu Sedih 

Kita mulai dari hal yang bikin sedih, ya. Biar menjadi sebuah pengingat bahwa di balik kesedihan itu banyak kebahagiaan yang sudah menanti.

Target tak tercapai

Saya adalah seorang yang gemar membuat target pencapaian. Saya masih ingat ketika duduk di bangku kuliah. Halaman buku dicorat-coret dengan pencapaian yang menjadi sebuah impian. Jika sudah didapat, maka impian tersebut dicoret. Jika lama belum tercoret, berarti diperlukan usaha lebih agar lekas tercapai.

Saya terinspirasi dari kisah Danang yang kala itu diputarkan videonya dalam sebuah acara liqo. Di zaman itu menonton hiburan via laptop, meskipun itu adalah tayangan dari channel YouTube adalah terasa sangat mahal. Momen kebersamaan dengan teman-teman di saat memegang gawai adalah sebuah kesempatan besar yang tak boleh terlewatkan.

Alhamdulillah, target saya satu per satu tercapai. Entah di mana kertas impian itu kini berada. 

Diingkari janji

Ya, di sini bukan saya yang berada pada posisi ingkar janji, ya, tetapi orang lain. Saya pribadi selalu berusaha menepati janji karena meyadari bahwa janji adalah utang dan juga tak ingin mendapat predikat seorang pengkhianat.

Jika ada hal yang membuat sebuah janji tak bisa ditepati, saya akan segera menghubungi pihak yang bersangkutan. Contohnya, beberapa waktu yang lalu saya harus menyelesaikan naskah di tanggal tertentu. Karena satu hal, janji itu tidak bisa saya tunaikan. Maka memberikan pemberitahuan adalah hal yang bijak.

Jangan khawatir, karena jika pekerjaan itu masih rezeki kita, maka tidak ada kemustahilan untuk mendapatkan kelonggaran waktu untuk mengerjakan tugas yang diberikan. 

Mengulur waktu untuk hal baik

Hal baik haru disegerakan, entah tentang impian atau perubahan yang ingin dilakukan. Sama dengan hijrah menuju kebaikan. Maka, mengulur waktu akan membuat jalan kebaikan rentan menjadi sebaliknya. 

Ketika berusaha menuju jalan kebaikan, maka percayalah akan selalu ada pertolongan Allah swt. di dalamnya.

Kesimpulan 

Kesedihan dan kebahagiaan adalah dua hal yang beriringan. Kehadiran yang satu akan mempengaruhi keberadaan yang lain. Jangan pernah sedih dan bahagia dengan terlalu. Jalani dengan sederhana untuk mendapatkan hal-hal luar biasa. 
Karunia Sylviany Sambas
Bukan yang terbaik tapi akan selalu berusaha melakukan yang terbaik

Related Posts

Posting Komentar